Kecenderungan Pemilihan Fashion Busana di Kalangan Mahasiswa FIKOM

0
34

Oleh : Satria Yudhisthira Gavi – (NIM 2023371650041)

Kecenderungan Pemilihan Fashion Busana di Kalangan Mahasiswa FIKOM

Tren Fashion Busana Mahasiswa Ilmu Komunikasi Semakin Beragam

Jakarta — Kecenderungan pemilihan fashion busana di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi semakin beragam. Gaya berpakaian tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi salah satu cara mahasiswa mengekspresikan kepribadian, mengikuti tren, dan juga membangun kepercayaan diri dalam lingkungan kampus.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi menjadi salah satu kelompok yang cukup memperhatikan penampilan. Siapa yang terlibat dalam tren ini adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi, khususnya mereka yang aktif mengikuti perkembangan fashion melalui media sosial. Berbagai gaya, mulai dari kasual, streetwear, minimalis, hingga gaya berpakaian yang lebih formal, dapat ditemukan dalam aktivitas perkuliahan sehari-hari.

Apa yang menjadi kecenderungan utama adalah pemilihan busana yang nyaman tetapi tetap terlihat menarik? Kaus, kemeja, celana jeans, celana bahan, sneakers, serta berbagai jenis outer menjadi beberapa pilihan yang sering digunakan mahasiswa. Selain kenyamanan, warna dan model pakaian juga dipertimbangkan agar sesuai dengan karakter dan aktivitas mereka.

Mengapa mahasiswa memperhatikan pemilihan fashion? Salah satu alasannya adalah pengaruh lingkungan dan media sosial. Platform seperti Instagram dan TikTok membuat mahasiswa lebih mudah mengetahui tren fashion terbaru. Konten dari influencer maupun public figure juga dapat menjadi referensi dalam menentukan gaya berpakaian.

Kapan kecenderungan tersebut terlihat? Penggunaan berbagai gaya busana dapat diamati dalam kegiatan perkuliahan, organisasi mahasiswa, kegiatan kampus, maupun saat mahasiswa berkumpul bersama teman. Pilihan pakaian biasanya disesuaikan dengan kegiatan yang akan dilakukan pada hari tersebut.

Dimanakah tren fashion tersebut berkembang? Lingkungan kampus menjadi salah satu tempat mahasiswa menunjukkan gaya berpakaian mereka. Selain itu, media sosial menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mencari inspirasi, melihat tren terbaru, dan membagikan gaya berpakaian mereka kepada orang lain.

Bagaimana mahasiswa menentukan pilihan busananya? Sebagian mahasiswa mempertimbangkan kenyamanan, harga, kesesuaian dengan bentuk tubuh, tren yang sedang berkembang, serta kemampuan pakaian tersebut untuk merepresentasikan karakter pribadi. Faktor ekonomi juga menjadi pertimbangan karena mahasiswa cenderung menyesuaikan pilihan fashion dengan anggaran yang dimiliki.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa fashion di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi tidak hanya berkaitan dengan pakaian, tetapi juga memiliki fungsi sebagai bentuk komunikasi nonverbal. Cara seseorang berpakaian dapat memberikan kesan tertentu kepada orang lain sebelum komunikasi secara verbal berlangsung.

Dengan semakin mudahnya akses terhadap informasi fashion melalui media sosial, pilihan busana mahasiswa diperkirakan akan terus mengalami perubahan. Meskipun demikian, kenyamanan, kepribadian, dan kondisi ekonomi tetap menjadi beberapa faktor yang dipertimbangkan dalam menentukan gaya berpakaian di lingkungan kampus.

(Oleh : Satria Yudhisthira Gavi – NIM 2023371650041)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here