Google search engine

Popular posts

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh FIKOM dan FASILKOM Jayabaya ke SMAN 73 DKI Jakarta

0
Foto : Kegatan Pengabdian kepada Masyarakat FIKOM dan FASILKOM Jayabaya di SMAN 73 DKI Jakarta, Senin (22/6/2026) Jakarta, IMC  - Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat digelar secara kolaboratif...

Fikom Universitas Jayabaya Studi Banding ke Undira

0
JAKARTA –  Sejumlah dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya mengadakan kunjungan studi banding  ke Universitas Dian Nusantara (Undira), Jakarta, Rabu (8/5). Dalam...

Studio FIKOM Jayabaya, Ruang Kreatif Mahasiswa Mengasah Kemampuan Broadcasting dan Produksi Media

0
Jakarta, FIKOM – Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Jayabaya terus berkomitmen menghadirkan fasilitas pembelajaran yang mendukung kreativitas dan keterampilan mahasiswa di bidang komunikasi. Salah...

FIKOM Aktif Turut Serta dalam Event ‘Peduli Kampus Jayabaya’

0
Jakarta - Kegiatan Peduli Kampus Jayabaya yang berlangsung di lingkungan Kampus A dan Kampus B Universitas Jayabaya, pada hari Kamis, 4 Juni 2026, mengangkat...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya Lakukan Pengabdian Masyarakat dan Kunjungi Kediaman...

0
Jakarta Timur, 14 Juni 2026 – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya, Vania Mahdavikia, bersama rekan-rekannya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Komplek...

Mengembangkan Kesadaran Filosofis pada Mahasiswa Masa Kini

0
Oleh: Hernando ( Dosen FIKOM Jayabaya) OPINI - Mahasiswa masa kini tumbuh di tengah perubahan yang bergerak sangat cepat. Dunia digital, media sosial, dan banjir...

Aplikasi Muslim di Era Digital, Antara Kebutuhan dan Tren

0
Oleh: Hernando, Dosen Fikom Jayabaya. Kemajuan teknologi membuat hampir semua sisi kehidupan beralih ke dunia digital. Ponsel pintar atau gawai kini bukan hanya alat komunikasi,...

Mahasiswa Bersikeras Menuju Bundaran HI, Sempat Terjadi Ketegangan dengan Aparat saat...

0
Mahasiswa Bersikeras Menuju Bundaran HI, Sempat Terjadi Ketegangan dengan Aparat saat Aksi Protes Kenaikan BBM  Jakarta, IMC Indonesia – Aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Jakarta pada Jumat (12/6/2026) diwarnai ketegangan antara massa demonstran dan aparat keamanan. Meski sempat dihalangi, para mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi tetap berupaya bergerak menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang mereka pilih sebagai lokasi utama penyampaian aspirasi.  Ketegangan terjadi di kawasan Jalan Sudirman, tidak jauh dari Stasiun Sudirman, ketika aparat gabungan TNI dan Polri membentuk barikade untuk menahan laju massa. Dalam situasi tersebut sempat terjadi aksi saling dorong antara demonstran dan petugas, meski perwakilan mahasiswa masih berusaha melakukan dialog agar diperkenankan melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI.  Sebelumnya, aparat telah meminta massa aksi memindahkan lokasi demonstrasi ke kawasan Patung Kuda, Monas, atau Gedung DPR/MPR. Namun permintaan tersebut ditolak oleh mahasiswa yang menilai Bundaran HI memiliki nilai simbolik untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas mengenai kondisi ekonomi yang mereka anggap semakin membebani rakyat.  Ketua BEM Universitas Indonesia, Yatalathof Ma'shum Imawan, mengatakan pemilihan Bundaran HI bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.  Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap situasi nasional yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.  Sejumlah peserta aksi mengaku terdorong turun ke jalan karena kecewa terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Mereka menyoroti kenaikan harga BBM, harga kebutuhan pokok, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai menyedot anggaran besar dan menjadi sorotan setelah muncul kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat Badan Gizi Nasional.  Selain mahasiswa, beberapa pengemudi ojek online yang melintas di sekitar lokasi juga menyuarakan keluhan terkait dampak kenaikan BBM terhadap pendapatan mereka. Sebagian dari mereka meminta akses jalan yang ditutup segera dibuka kembali.  Demonstrasi yang berlangsung serentak di sejumlah daerah tersebut membawa lima tuntutan utama, yakni mendesak pemerintah menghentikan pemborosan anggaran negara, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, mengevaluasi program MBG serta proyek Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan praktik militerisme di ruang sipil, serta meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui berbagai persoalan yang muncul dalam pemerintahan.  Di Jakarta, aksi dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), dan Serikat Perempuan Indonesia (Seruni). Massa yang terlibat diperkirakan mencapai ratusan hingga seribu orang.  Untuk mengamankan jalannya demonstrasi, Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel kepolisian yang didukung ratusan anggota TNI. Kepolisian menyatakan pengamanan dilakukan guna menjaga ketertiban serta menjamin keselamatan peserta aksi maupun masyarakat umum. Selain pengamanan, rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di sejumlah ruas jalan di pusat ibu kota. Masyarakat diminta menghindari kawasan sekitar lokasi demonstrasi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. (RSH/RED/ IMC)

Gallery Foto Wisuda Jayabaya tahun 2025

0
Jakarta - Berikut gallery foto-foto Wisuda Universitas Jayabaya pada 4 November 2025. Universitas Jayabaya Rayakan Dies Natalis ke-67 dan Gelar Wisuda di JICCUniversitas Jayabaya menyelenggarakan...

Kompilasi Karya Tugas Fotografi Jurnalistik Mahasiswa FIKOM Tahun 2025

0
Teks narasi Caption Foto : Aksi Demo Mahasiswa Malam Hari Mahasiswa Universitas Jayabaya dan Mahasiswa Universitas Ibu Chaldun melakukan aksi demonstrasi turun ke jalan, Hari...

Dra Winarni MSI terpilih sebagai Dekan FIKOM Jayabaya

0
Jakarta – Mantan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya periode lalu : Dr Ika Yuliasari MSi sempat menjadi Penjabat (Pj) Rektor Universitas Jayabaya sementara...

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Jayabaya dari jalur KIP – K

0
Jakarta - Ada kabar dari Universitas Jayabaya yang menggembirakan. Telah dibuka penerimaan mahasiswa baru Universitas Jayabaya dari jalur KIP - K mulai kini hingga...

Instagram

Google search engine

Latest articles

Mahasiswa Bersikeras Menuju Bundaran HI, Sempat Terjadi Ketegangan dengan Aparat saat Aksi Protes Kenaikan...

0
Mahasiswa Bersikeras Menuju Bundaran HI, Sempat Terjadi Ketegangan dengan Aparat saat Aksi Protes Kenaikan BBM  Jakarta, IMC Indonesia – Aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Jakarta pada Jumat (12/6/2026) diwarnai ketegangan antara massa demonstran dan aparat keamanan. Meski sempat dihalangi, para mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi tetap berupaya bergerak menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang mereka pilih sebagai lokasi utama penyampaian aspirasi.  Ketegangan terjadi di kawasan Jalan Sudirman, tidak jauh dari Stasiun Sudirman, ketika aparat gabungan TNI dan Polri membentuk barikade untuk menahan laju massa. Dalam situasi tersebut sempat terjadi aksi saling dorong antara demonstran dan petugas, meski perwakilan mahasiswa masih berusaha melakukan dialog agar diperkenankan melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI.  Sebelumnya, aparat telah meminta massa aksi memindahkan lokasi demonstrasi ke kawasan Patung Kuda, Monas, atau Gedung DPR/MPR. Namun permintaan tersebut ditolak oleh mahasiswa yang menilai Bundaran HI memiliki nilai simbolik untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas mengenai kondisi ekonomi yang mereka anggap semakin membebani rakyat.  Ketua BEM Universitas Indonesia, Yatalathof Ma'shum Imawan, mengatakan pemilihan Bundaran HI bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.  Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap situasi nasional yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.  Sejumlah peserta aksi mengaku terdorong turun ke jalan karena kecewa terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Mereka menyoroti kenaikan harga BBM, harga kebutuhan pokok, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai menyedot anggaran besar dan menjadi sorotan setelah muncul kasus dugaan korupsi yang melibatkan pejabat Badan Gizi Nasional.  Selain mahasiswa, beberapa pengemudi ojek online yang melintas di sekitar lokasi juga menyuarakan keluhan terkait dampak kenaikan BBM terhadap pendapatan mereka. Sebagian dari mereka meminta akses jalan yang ditutup segera dibuka kembali.  Demonstrasi yang berlangsung serentak di sejumlah daerah tersebut membawa lima tuntutan utama, yakni mendesak pemerintah menghentikan pemborosan anggaran negara, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, mengevaluasi program MBG serta proyek Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan praktik militerisme di ruang sipil, serta meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui berbagai persoalan yang muncul dalam pemerintahan.  Di Jakarta, aksi dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), dan Serikat Perempuan Indonesia (Seruni). Massa yang terlibat diperkirakan mencapai ratusan hingga seribu orang.  Untuk mengamankan jalannya demonstrasi, Polda Metro Jaya mengerahkan ribuan personel kepolisian yang didukung ratusan anggota TNI. Kepolisian menyatakan pengamanan dilakukan guna menjaga ketertiban serta menjamin keselamatan peserta aksi maupun masyarakat umum. Selain pengamanan, rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di sejumlah ruas jalan di pusat ibu kota. Masyarakat diminta menghindari kawasan sekitar lokasi demonstrasi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. (RSH/RED/ IMC)

Acara Inaugurasi Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum (IADIH) Jayabaya

0
Jakarta - Acara Inaugurasi Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Ikatan Alumni Doktor Ilmu Hukum (IADIH) Jayabaya sukses diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Hari...

Fikom Universitas Jayabaya Studi Banding ke Undira

0
JAKARTA –  Sejumlah dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya mengadakan kunjungan studi banding  ke Universitas Dian Nusantara (Undira), Jakarta, Rabu (8/5). Dalam...

Must Read